Sabtu, 12 Januari 2013

Rasa Manja





Ma, aku mau HP itu!
Pa, pokoknya aku mau laptop itu!”
Aku mau jam tangan itu, aku gak mau tahu!”

Banyak hal yang seperti ini kita dengar sehari-hari. Baik dari orang lain atau jangan-jangan dari kita sendiri ?
Kadang kita maunya dituruti. Mau beli apa aja boleh. Tapi sadar nggak sih kalo itu lama-lama merusak? Kita jadi manja, boros, dan egois.

Karena kebanyakan dari anak-anak yang seperti ini adalah tidak mau tahu keadaan. Apa yang mereka mau harus ada wujudnya. Padahal barang atau seuatu yang diinginkan itu masih ada, masih baik rupanya, ataupun sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Mungkin sebagian orang tua menurutinya karena ingin menyenangkan hati anaknya. Namun hal ini apabila terus berlanjut tentu tidak baik bagi psikologi anak itu sendiri. 

Gawat apabila rasa hemat tidak ditanamkan sejak dini. Boros dan manja bisa jadi musuhnya di masa depan. Tidak semua orang menyukai sifat-sifat ajaib ini. Rasa suka yang dirasakan teman pun bisa jadi hanya sementara. Lama-lama anank manja bisa dijauhi karena kebiasaannya yang harus diikuti.

Kiat harus belajar memilah apa yang kita perlukan atau tidak. Melatih ini sejak awal bisa membawa banyak efek. Tidak boros dan egois menjadi poin penting dalam hal ini. Kemanjaan itu bisa diberantas kalau kita dan orang tua berpikiran sejalan. Perlu kerjasama yang baik untuk mengurangi rasa manja. Dengan berjalannya waktu, rasa manja bisa dihilangkan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar