“Ma, aku mau HP itu!”
“Pa, pokoknya aku mau
laptop itu!”
“Aku mau jam tangan
itu, aku gak mau tahu!”
Banyak hal yang seperti ini kita dengar sehari-hari. Baik dari
orang lain atau jangan-jangan dari kita sendiri ?
Kadang kita maunya dituruti. Mau beli apa aja boleh. Tapi sadar
nggak sih kalo itu lama-lama merusak? Kita jadi manja, boros, dan egois.
Karena kebanyakan dari anak-anak yang seperti ini adalah
tidak mau tahu keadaan. Apa yang mereka mau harus ada wujudnya. Padahal barang
atau seuatu yang diinginkan itu masih ada, masih baik rupanya, ataupun
sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Mungkin sebagian orang tua menurutinya
karena ingin menyenangkan hati anaknya. Namun hal ini apabila terus berlanjut
tentu tidak baik bagi psikologi anak itu sendiri.
Gawat apabila rasa hemat tidak ditanamkan sejak dini. Boros
dan manja bisa jadi musuhnya di masa depan. Tidak semua orang menyukai
sifat-sifat ajaib ini. Rasa suka yang dirasakan teman pun bisa jadi hanya
sementara. Lama-lama anank manja bisa dijauhi karena kebiasaannya yang harus diikuti.
Kiat harus belajar memilah apa yang kita perlukan atau tidak.
Melatih ini sejak awal bisa membawa banyak efek. Tidak boros dan egois menjadi
poin penting dalam hal ini. Kemanjaan itu bisa diberantas kalau kita dan orang tua
berpikiran sejalan. Perlu kerjasama yang baik untuk mengurangi rasa manja. Dengan berjalannya waktu, rasa manja bisa dihilangkan :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar